Pages

Sunday, 25 August 2013

The Book of Lost Things




Author : John Connolly
Price : Rp. 53.000,-
Penerbit : GPU
Tebal : 472 hal









Dongeng ini diperuntukkan bagi orang dewasa, terutama yang masih ingat saat-saat ketika masa kanak-kanak mulai berlalu dan jalan menuju kedewasaan telah terbentang.
Ini dongeng tentang anak lelaki bernama David, yang tersesat ke sebuah negeri di mana Snow White, Putri Tidur, dan si Tudung Merah bukanlah seperti yang kita kenal dalam buku-buku cerita. Negeri ini diperintah oleh seorang raja yang menyimpan rahasia-rahasianya dalam sebuah kitab misterius: Kitab Tentang Yang Telah Hilang. 
Sang Raja yang kian hari kian tua belum juga menemukan penggantinya.Dan kepadanyalah David mesti menghadap, supaya bisa menemukan jalan pulang ke dunianya. Namun jalan menuju kastil Raja penuh rintangan dan bahaya. Kawanan serigala tidak rela manusia menjadi raja, dan mereka siap berperang untuk mengambil alih kekuasaan.

Untuk buku ini, saya tidak akan pernah ragu memberikan lima bintang. Atau bahkan lebih dari itu. Pernahkan lo membaca buku yang membuat lo merasa menjadi bagian dari buku itu? Bagi yang belum pernah, maka gw merekomendasikan dengan sangat buku ini. Sedikit curhat, waktu itu gw baca buku ini malem-malem waktu semua orang uda tidur, dan gw merasa benar-benar masuk ke buku ini, gw ikut masuk ke hutan, dikejar serigala, dan yang jelas ikutan panas dingin. Buku ini, sekali lagi, membuat kita merasa bahwa kita dalah pemeran utama di dalamnya. Cukup soal curhatan gw, ini dia ceritanya.
Buku ini mengambil waktu ketika sedang terjadi perang dunia kedua. Alkisah, ada anak bernama David yang kehilangan ibunya karena ibunya meninggal (sekali lagi gw tekankan, bahwa ini juga berasa banget). Setelah ibunya meninggal, ayah David berkenalan dengan seorang wanita bernama Rose, mereka sering bertemu dan berjalan-jalan bertiga bersama David. Serangan mulai terjadi saat mereka berjalan bersama, David sedang memberi makan burung dara, dan tiba-tiba saja dia pingsan.
Setelah serangan ini, David dibawa ke seorang psikiater yang merasa bahwa ini disebabkan oleh kematian ibu David. Namun, David tidak pernah menceritakan, bahwa pada tiap serangan, ia selalu mendapati pemandangan lanskap hutan dan orang tua bungkuk di sudut alam bawah sadarnya.
Situasi semakin memburuk ketika ayahnya menikah dengan Rose dan mereka dikaruniai anak bernama Georgie. David membenci adik tirinya itu, dan hubungannya dengan Rose tidak pernah harmonis. Dia juga merasa di rumah besar dan tua milik Rose yang sekarang mereka tinggali, ada yang memanggil-manggil namanya dari lubang di kebun cekung di halaman rumahnya yang diapit hutan. Sekali, ia bahkan pernah merasa dan melihat seseorang memasuki kamarnya. 
David amat sangat penasaran dengan suara yang terus menerus memanggilnya, terutama karena suara itu mirip seperti suara ibunya yang memohon untuk diselamatkan. Kenekatan David bertambah ketika pada suatu hari ia bertengkar dengan Rose dan ayahnya, maka ketika pada malam hari ia mendengar suara ibunya, ia langsung memakai mantelnya dan memasuki lubang di kebun cekung tepat ketika salah satu pesawat pengebom Jerman terjatuh di halaman rumahnya.
David menemukan sebuah dunia yang aneh di balik lubang di kebun cekung, dunia dengan bau samar-samar seperti besi, dan bunga dengan bagian tengah mahkota seperti wajah anak kecil. Dan dia menyadari bahwa lubang tempatnya masuk telah tertutup. Saat mencoba membukanya, ia bertemu dengan tukang kayu yang mengajaknya ke pondoknya yang aman. Dalam perjalanan mereka dikejar oleh kawanan loup, yaitu serigala yang bisa berbicara yang berjalan seperti manusia. Kawanan Loup, dipimpin oleh Leroy, sangat menginginkan David.
Pada pagi harinya, tukang kayu mengajak David kembali ke tembat dia muncul agar ia dapat pulang, tapi ada hal yang tidak mereka sangka di sana, yang disebabkan oleh lelaki tua bungkuk (untuk lebih jelasnya, baca sendiri bukunya). Maka tukang kayu mengajak David untuk mengunjungi raja yang menjadi penguasa di negeri itu. Dikisahkan bahwa raja memiliki buku tentang hal-hal yang telah hilang, dan bahwa raja selalu mencari petunjuk di buku itu dalam keadaan sulit. Maka dimulailah perjalanan mereka ke kastil raja.
Tapi perjalanan tidak mudah, pertama mereka dikejar oleh kawanan loup yang berhasil menyudutkan mereka di jembatan dan membunuh si tukang kayu, sehingga David harus melanjutkan perjalanannya sendiri.
Tetapi di tengah perjalanan, David bertemu seorang kesatria bernama Roland, bersama-sama mereka menakhlukan makhluk yang menyerang negeri itu. Kemudian mereka menuju ke sebuah benteng menara misterius dimana Roland terbunuh dan David kembali seoarang diri. Ada juga pertemuan dengan Snow White dan tujuh orang kerdil. Dan (yang paling bikin gw merinding), pertemuan David dengan pemburu yang suka memburu anak kecil dan menyatukan kepala mereka dengan tubuh binatang untuk diburu, dimana David harus memutar otak keras-keras agar dapat lolos.
Dan akhirnya, tibalah David di kastil raja, tempat ia mengetahui rahasia terkelam negeri itu dan jati diri sebenarnya dari lelaki tua bungkuk.

Friday, 23 August 2013

The Ring of Solomon



Author : Jonathan Stroud
Price : Rp. 70.000,-
Penerbit : GPU
Tebal : 528 hal








Gara-gara cincin legendaris Solomon, Bartimaeus, sang jin luar biasa, terjebak sebagai budak di Jerusalem, di bawah kekuasaan sang Raja.
Namun, dengan datangnya Asmira, gadis pembunuh yang ternyata punya banyak rencana, keadaan mulai... menarik. Maka Bartimaeus pun berada di posisi paling berbahaya selama kariernya yang panjang. Ia harus mengerahkan semua kekuatan sihir agar bisa lolos dari situasi ini.


So, buku ini merupakan prekuel dari The Bartimaeus Trilogy. Buat gw yang membaca dan menyukai ketiga buku Bartimaeus, maka ketika gw lihat bakalan terbit prekuelnya, gw langsung jingkrak-jingkrak.
Well, sebenarnya Ring of Solomon ga sebagus Bartimaeus Trilogy, tapi ya bolehlah. Bagi pembaca yang terbiasa membaca Bartimaeus Trilogy, ada sedikit perbedaan translasi pada buku ini dari buku sebelumnya, ya memang jadinya agak aneh. Tapi it's okey then.
Jadi dalam buku ini kita bertemu lagi dengan Bartimaeus (gw singkat Bart aja ya). Pada awal cerita, Bart melayani seorang majikan bernama Ezekiel, oleh Ezekiel Bart diperintah untuk mencuri harta peninggalan berharga dari reruntuhan kota Eridu untuk disembahkan kepada Solomon. Singkatnya, Bart berhasil mengambil sang Ular Suci dan menyerahkannya kepada Ezekiel. Karena terlalu kagum dengan si ular suci, Ezekiel tanpa sengaja melakukan kesalahan dan memberi kesempatan pada Bart untuk membunuhnya. Yahh... intinya gitu pokoknya.
Nah, Solomon ini ceritanya adalah raja di Jerussalem, ia memiliki cincin yang hebat, yang dengan menyentuhnya dapat mengeluarkan ribuan spirit dan dengan memutarnya dapat mengeluarkan spirit yang amat kuat dan ditakuti. Dia sendiri tidak mau bersusah payah menggunakan cincinnya, melainkan memilih mempekerjakan penyihir-penyihir tinggi kelas dunia (termasuk Ezekiel) untuk mengerjakan tugas-tugasnya.
Solomon tidak terima (hoho) ketika mengetahui salah satu penyihirnya dibunuh, jadi dia memerintahkan Khaba (penyihirnya yang lain) untuk memanggil Bart dan menghukumnya.
Jadi mulailah masa perbudakan Bart oleh penyihir Khaba yang kejam, mulai dari mencari telur burung Roc, menghitung butiran barley, membersihkan saluran air, dan mengambil artichoke. Dan tugasnya yang lain, bersama jin-jin lainnya (termasuk Faquarl), adalah membangun kuil suci untuk raja tanpa menggunakan sihir (yang membuat kemampuan sihir sebagai jin terbuang percuma). Tapi tentu saja karena ini Bart, maka tidak aneh kalo dia mengajak teman-temannya membangkang dan menggunakan sihir. 
Ketika Solomon mengetahui ini, ia menghukum Khaba dan jin-jin budaknya untuk memburu perampok di padang pasir yang membahayakan perdagangan Jerussalem.
Pada saat menyelidiki perampok inilah Bart bertemu dengan Asmira....
*Sedikit tentang latar belakang Asmira. Ia adalah kapten pengawal Ratu Sheba, yaitu Ratu Balqis. Ratu Balqis berencana membunuh Solomon karena tidak tahan lagi dengan permintaan dari Solomon agar sang ratu mau menikah dengannya, yang akhirnya diiringi dengan ancaman dan penghancuran suatu menara di Sheba. Maka sang ratu menyuruh Asmira untuk menjalankan rencananya.*
Lanjut pada cerita, Asmira kemudian dibawa oleh Khaba menuju istana Solomon karena Khaba tergila-gila padanya. Tidak hanya itu, Khaba mengurung Bart di sebuah botol kristal untuk diberikan pada Solomon sebagai hadiah. Asmira kemudian mencuri botol tersebut, memecahkannya, dan menjadikan Bartimaeus budaknya.
Asmira memerintahkan Bart untuk membantunya melakukan pembunuhan terhadap Solomon. Tentu saja ini masalah besar, karena kediaman Solomon dijaga ketat. Tapi Bart tentu berhasil melakukannya dan bahkan akhirnya berhasil memasuki kamar raja. Namun ada komplikasi yang tidak diperhitungkan oleh Asmira dan Bartimaeus....
Komplikasi yang berakhir pada jatuhnya cincin sakti sang raja ke tangan orang yang salah, dimulainya penghancuran Jerussalem, dan pengejaran yang menegangkan, yang tentu saja patut dibaca oleh penggemar Bartimaeus.
So, jika tidak mau ketinggalan dan penasaran dengan akhirnya, buruan baca buku ini, ada juga gurauan kocak Bartimaeus yang menyegarkan pembacanya. Happy reading, everyone! 

Friday, 16 August 2013

The Bartimaeus Trilogy - Ptolemy's Gate






Author : Jonathan Stroud
Price : Rp. 55.000,-
Penerbit : GPU
Tebal : 576 hal


Dua ribu tahun telah berlalu sejak jin Bartimaeus berada di puncak kejayaannya---tak terkalahkan dalam pertempuran dan berteman dengan sang empu penyihir, Ptolemy. Sekarang, karena ia terperangkap di Bumi dan diperlakukan seenaknya oleh masternya, Nathaniel, energi Bartimaeus memudar dengan cepat.

Sementara itu, di dunia bawah tanah London, Kitty Jones yang buron diam-diam melakukan riset tentang sihir dan demon. Ia punya rencana yang diharapkannya akan menyudari konflik berkepanjangan antara jin dan manusia.
Nathaniel, Kitty, dan Bartimaeus pun harus membongkar konspirasi mengerikan dan menghadapi ancaman paling berbahaya sepanjang sejarah ilmu sihir.

Bartimaeus kembali!! Omong-omong karena Bartimaeus kepanjangan, kali ini saya ingin menyingkatnya jadi Barty saja ya. Biar cepet.
Karir Nathaniel alis John Mandrake semakin menanjak di pemerintahan, sekarang ia menjabat menjadi menteri penerangan yang bertugas merekrut orang-orang agar bersedia menjadi prajurit dalam perang. Karena saat ini Inggris sedang terlibat peperangan ganas dengan Amerika dan mungkin saja kali ini merupakan saat kejatuhan Inggris. Jin dan afrit dikerahkan, lelaki kuat dikirimkan, tapi keadaan masih tetap terdesak. Bahkan negara lain yang berada di bawah kekuasaan Inggris mulai memberontak dan mengirimkan demon-demon mereka untuk mengacaukan keadaan di kota. Masyarakat mulai membenci pemerintah karena dirasa tidak dapat melindungi mereka. Dan melengkapi semua perjuangan ini, jin bernama Bartimaeus tersiksa di bawah kuasa masternya.
Nathaniel melarang Barty untuk kembali ke Dunia Lain, melainkan terus menahannya di bumi. Alasannya mudah. Hanya paranoia yang berlebihan. Seperti yang kita ketahui, Barty telah terlanjur mengetahui nama lahir Nathaniel, dan Nathaniel takut kalau ada lawannya dalam pemerintahan mencoba memanggil Barty dan kemudian menanyakan nama lahirnya. Karena itulah Nat menolak melepas Barty walau hanya sekejap.
Tentu saja masa penahanan Barty yang lama di bumi membuat kekuatannya semakin melemah, bahkan ia tidak dapat mengangkat wc umum!
Dan pada saat-saat inilah musuh yang licik kembali mencoba menyerang....
Penyelidikan dimulai ketika Jane Farrar, wakil kepala polisi, menunjukan kepada Nat beberapa pegawai rendahan dalam pemerintahan mulai bersikap aneh, bahkan disebut-sebut juga nama Clem Hopkins, seorang cendekiawan yang terkenal berbahaya. Penyelidikan cepat (dengan menggunakan Barty yang lemah tentu) menunjukan bahwa pembunuh bayaran berjanggut muncul lagi. 
Dari percakapan yang mereka kuntit, jelaslah bahwa mereka merencanakan kudeta terhadap kursi dewan di pemerintahan.
Saat akan pergi ke apartemen Hopkins, Barty ketahuan dan dikejar. Barty yang dalam keadaan sekarat dibebaskan oleh Nathaniel.
Di saat yang lain kawan Nathaniel, Makepeace, yang juga merupakan sahabat perdana menteri, menunjukan bahwa dia dapat memasukkan sesosok demon ke dalam tubuh manusia, yang membuat manusia tersebut memiliki kekuatan hebat dan pengetahuan tak terbatas.
Masih di saat yang lain, Kitty memanggil Barty yang sedang bebas tersebut. Dia mencoba mengetahui mengapa Barty senang sekali menggunakan wujud Ptolemy, dan mengetahui bahwa Barty menyayangi Ptolemy, sesuatu yang jarang terjadi. Hal ini terutama karena Ptolemy mau pergi ke Dunia Lain demi Barty.
Ketika dipanggil kembali oleh Nathaniel, Barty menjelaskan segala yang dia lihat. Nathaniel kemudian mengerahkan semua jin yang dimilikinya untuk menangkap Clem Hopkins. Namun rupanya hal ini tidak semudah yang ia bayangkan, karena Clem Hopkis entah kenapa telah menjadi individu yang luar biasa.... Bahkan ia telah memiliki rencana agar para demon dapat berkuasa di dunia manusia.

The Bartimaeus Trilogy - Golem's Eye


Author : Jonathan Stroud
Price : Rp. 55.000,-
Penerbit : GPU
Tebal : 624 hal







Karier Nathaniel di pemerintahan terus meroket. Tapi kelompok pemberontak Resistance terus melakukan pengrusakan di London. Pekerjaan dan nyawa Nathaniel jadi terancam, bukan hanya akibat aksi Kitty dan teman-temannya, tapi juga karena suatu kekuatan yang tak dikenal serta membingungkan.

Nathaniel pun terpaksa melakukan misi berbahaya ke kota musuh, Praha, dan harus memanggil lagi jin menjengkelkan, misterius, dan      berlidah tajam, Bartimaeus.


Well, buku kedua dari Bartimaeus ini memiliki kisah menarik dengan sedikit intrik dan banyak penghancuran bangunan. Langsung ke pokok cerita.
Nathaniel, sekarang harus dipanggil John Mandrake, telah bersumpah untuk tidak memanggil si jin Bartimaeus seperti yang telah dijanjikan di buku pertama. Selama ini John berkali-kali mencari pelayan baru sebagai pengganti Bartimaeus, mulai dari imp, foliot, dsb. Tetapi, dari pelayan-pelayan itu tak ada yang bertahan lama, dan di dalam hatinya, Nathaniel sebenarnya merindukan Bartimaeus. Nathaniel berusaha menahan diri untuk tidak memanggil Bartimaeus karena terikat janjinya. Tetapi ada suatu masalah yang menimpa kerajaan London...
Masalah dimulai dengan pengerusakan Pinn's Accountrements, dan makhluk yang menghancurkannya tidak diketahui, sebagaian penyihir ahli berpendapat bahwa itu bukan ulah demon, karena demon selalu meninggalkan jejak sihir, sedangkan di Pinn's tidak ditemukan jejak sedikit pun. Masalah ini ditimpakan kepada Jessica Whitwell selaku Master baru Nathaniel, namun, dalam penyelidikan ini, sang kepala polisi, Duvall, juga ikut menyelidiki. Duvall terus menerus memprovokasi Whitwell, dan memberitahunya jika biang onar tidak segera ditemukan maka Duvall akan segera melapor ke Perdana Menteri agar Whitwell diturunkan jabatannya dan Duvall sendiri diberi lebih banyak kekuasaan serta diangkat menjadi pengganti Whitwell.
Jessica Whitwell, seorang penyihir yang sebenarnya agak patut dikagumi, membebankan masalah ini kepada Nathaniel sabagai anak didik sekaligus bawahannya. Nathaniel tertekan dengan hal ini, karena samasekali tidak ada petunjuk dari kejadian ini. Maka Nathaniel melakukan tindakan yang selama ini dihindarinya.
Nathaniel memanggil kembali Bartimaeus....
Tentu saja, jika kita telah mengetahui temperamen Bartimaeus, maka jelas bahwa Bartimaeus tidak senang dengan pemanggilan ini. Dia jelas marah-marah dan mengancam akan membocorkan nama lahir Nathaniel, tapi tentu saja Nathaniel berhasil memenangkan adu mulut ini dan sekali lagi Bartimaeus harus menjadi pelayannya.
Bartimaeus dan beberapa jin lain ditugaskan untuk melakukan pengawasan di jalan-jalan di London. Pada suatu malam, Bartimaeus berhadil mendatangi bangunan tepat saat si biang onar sedang menghancurkannya (bangunan ini MUseum Inggris Raya), dari sinilah Bartimaeus mengetahui bahwa pelakunya adalah Golem. Pertama kali mendengarnya, Nathaniel dan masternya (dan yang lainnya juga) tidak mempercayainya, terutama karena ilmu membuat Golem disangka sudah punah sejak penghancuran Praha, namun sebagai satu-satunya petunjuk, Nat dan Bartimaeus pun akhirnya diutus ke Praha untuk menyelidiki hal ini. Di Praha mereka diminta menemui seoarang mata-mata bernama Harlequin. Namun saat Harlequin memberikan informasi kepada Nat di lapangan kota lama, tiba-tiba mereka dikepung dan Harlequin matitertembak. Pengepungan mereka sebenarnya merupakan misteri karena tidak ada seorang pun yang mengetahui bahwa Nat sedang di Praha, kecuali Whitwell dan bawahannya serta...Duvall. Jadi sebenarnya yang terakhir cukup mencurigakan.
berdasar petunjuk dari Harlequin, Nat dan Bartimaeus pergi ke Golden Lane, di sana mereka menemukan penyihir bernama Kavka, yang ternya memang sedang membuat naskah Golem untuk seseorang. Saat sedang berunding tiba-tiba seseorang yang mengejutkan datang, yaitu si pembunuh bayaran berjanggut (baca buku Amuler of Samarkand). Terjadi pertarungan di sana, naskah golem robek, dan pembunuh bayaran itu jatuh tapi tidak mati.
Saat kembali ke London, Nat dikejutkan oleh masalah berikutnya, yaitu pembobolan makam Gladstone oleh sekelompok commoner. mereka membangkitkan penjaga makam berupa afrit berkekuatan tinggi yang terikat di dalam tulang belulang Gladstone. Mereka terbunuh oleh afrit ini, kecuali seoarang gadis bernama Kitty yang kebetulan merupakan musuh bebuyutan Nathaniel. Celakanya Kitty ini juga berhasil mencuri tongkat sakti Gladstone. Maka si afrit lepas dan memburu Kitty seputar London, dan juga turut menghancurkan kota. Bartimaeus diminta memburu afrit ini dan berhasil menenggelamkannya di sungai.
Pada waktu yang lain, Golem datang menyerang lagi, dan Bartmaeus dan Nathaniel harus mengahadapinya, kali ini disertai Kitty yang dibawa paksa oleh Bartimaeus, dan juga si afrit makam yang ternyata belum mati. 
Saat sedang melawan Golem, Nathaniel berusaha mengaktifkan tongkat Gladstone dan malah pingsan, si afrit juga mati saat berusaha menyerang, namun Kitty langsung mengambil gulungan kertas perintah di mulut Golem untuk menghancurkannya, setelah itu Kitty kabur dan saat Nat sadar Bartimaeus mengatakan pada Nat bahwa Kitty telah mati saat mengambil kertas dari mulut golem, entah kenapa Bartimaeus mencoba melindungi Kitty.
Sesuai syarat mantra di dalam kertas, golem akan kembali kepada masternya jika tugasnya selesai atau kertas di mulutnya diambil. Maka perlahan golem tersebut berjalan menuju gedung parlemen untuk menemui masternya. Siapakah master golem ini? Siapa yang berniat menjatuhkan pemerintahan? Baca saja bukunya sendiri. Selain bagus, buku ini juga sangat menghibur, terutama karena tokohnya adalah Bartimaeus yang selalu nekat dan ceplas-ceplos. Selamat menikmati....